Ingin Lomba Anda Kami Promosikan di Web, FansPage, Twitter, dan Instagram kami? kirim informasi lomba ke email submit@infolombanulis.com

Gratis

Lomba Menulis Puisi Matematika - Sekolah Cendekia Badan Amil Zakat Nasional

 Lomba puisi Matematika adalah perlombaan puisi yang bertemakan matematika ilmu yang menyenangkan dimana peserta dapat mengekpresikan matematika melalui karya puisi. Peserta boleh memasukan unsur-unsur kata yang mengandung istilah matematetika dalam puisinya. Lomba ini terbagi dalam dua kategori yaitu SD/MI dan SMP/MTS.


Lomba Menulis Puisi terbaru


Tema
Matematika Ilmu yang menyenangkan

Timeline
  • 23 November- 9 Desember 2020 | Pendaftaran dan Pengumpulan Karya
  • 10-11 Desember 2020 | Penilaian Penyisihan
  • 11 Desember 2020 | Pengumuman Babak Penyisihan
  • 12 -26 Desember 2020 | Tahapan Penilaian di Youtube
  • 30 Desember 2020 | Pengumuman Juara

Ketentuan Umum
  1. Peserta adalah siswa SD/MI dan SMP/MTS sederajat.
  2. Pendaftaran dan dapat dilakukan secara online melalui (harap diisi dengan benar dan lengkap karena nama akan dicantumkan di E-Sertifikat)
  3. Kompetisi bersifat individu.
  4. Setiap peserta diperbolehkan mengirimkan lebih dari satu karya (1 karya 1 video)
  5. Peserta Wajib follow akun Instagram Sekolah Cendekia Baznas @pendidikanbaznas dan @kompetisi_scb
  6. Peserta Wajib Subscribe akun Youtube Guru Sekolah Cendekia Baznas di channel Guru SCB (bit.ly/GuruSCB)

Ketentuan Khusus
  1. Pilihan tema puisi adalah MATEMATIKA ILMU YANG MENYENANGKAN.
  2. Penampilan peserta direkam dalam format vidio (audio-visual).
  3. Peserta menggunakan seragam sekolah saat membacakan puisi lomba.
  4. Naskah puisi dan video merupakan asli karya sendiri, bukan plagiat
  5. Karya Puisi dan vidio nya belum pernah di publikasikan atau diikutsertakan pada lomba lain
  6. Karya puisi berbahasa Indonesia.
  7. Karya yang telah dikirimkan menjadi hak milik peserta dan panitia dengan mencantumkan nama pencipta puisi
  8. Tidak ada technical meeting, jika ada yang kurang jelas dapat bertanya ke panitia.
  9. Panitia akan menutup pendaftaran jika dirasa kuota peserta sudah terpenuhi atau sudah terlalu banyak.
  10. Keputusan Juri bersifat mutlak tidak bisa diganggu gugat.


Pengiriman Karya
  1. Karya puisi dikirim melalui Email: omathscb2020@gmail.com
  2. Peserta mengirimkan 2 file
    • Karya puisi berupa PDF diketik dengan format font Times New Roman, ukuran font 12, spasi 1,5, margin normal
    • Karya puisi berupa vidio (audio-visual) dengan format MP4
  3. Ketentuan Vidio karya puisi :
    • format MP4;
    • Durasi maksimal 5 menit untuk puisi
    • Video merupakan rekaman audio-visual utuh (one take shot video), tampak tubuh dari depan secara utuh (full-shot), dengan posisi kamera statis;
    • Tata cahaya bersifat general (polos, tanpa warna);
    • Peserta tidak diperkenankan melakukan pemotongan dan/atau penyuntingan video (audio-visual);
    • Video rekaman musikalisasi puisi tidak menyinggung suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta tidak mengandung pornoaksi dan melanggar hak cipta;
  4. Penamaan file video sesuai format berikut : NAMAPESERTA_NAMA SEKOLAH_DAERAH,PROVINSI contoh: (Picu_SMPcendekiabaznas_Bogor,JawaBarat)
  5. Jika peserta mengirimkan lebih dari satu karya maka harus mengirimkan lebih dari 1 video (1 vidio 1 karya) dengan mencantumkan nomer setelah nama, Contoh : Picu1_SMPcendekiabaznas_Bogor,JawaBarat

Penilaian Penyisihan

Babak penyisihan akan dinilai sesuai dengan ketentuan-ketentuan penilain sesuai table dibawah. Pada tahapan Penyisihan akan diambil 10 karya masing-masing Kategori SD maupun SMP.

  1. Makna puisi Makna puisi adalah arti atau maksud atau isi yang terkandung dalam puisi yang dapat ditangkap oleh pembaca sesuai tingkat pengetahuan dan pengalamannya, berikut dengan kesesuaian terhadap tema yang telah ditentukan panitia.
  2. Penjiwaan Penjiwaan atau dikenal juga dengan interpretasi puisi meliputi keutuhan makna puisi (pemahaman) dan penyampaian pesan yang terkandung di dalamnya dengan penuh penghayatan. Penghayatan seorang pembaca puisi bukan sekedar untuk dirinya sendiri, melainkan sebagai alat agar penonton atau pendengar lebih memahami dan dapat menikmati puisi yang dibacakan.
  3. Vokal Yang perlu mendapat perhatian pada unsur vokal ialah kejelasan pengucapan (artikulasi), intonasi, serta volume suara.
    • Artikulasi, Kejelasan artikulasi dalam membaca puisi sangat dibutuhkan. Bunyi vokal seperti /a/, /i/, /u/, /e/, /o/, /ai/, /au/, dan sebagainya harus jelas terdengar, demikian pula dengan bunyi-bunyi konsonan.
    • Intonasi, Intonasi menyangkut persoalan ”tekanan dinamik”, yaitu keras lembutnya suara; ”tekanan tempo”, yaitu cepat lambatnya ucapan; ”tekanan nada”, yaitu menyangkut tinggi rendahnya suara; dan ”modulasi” yang meliputi perubahan bunyi suara (karena marah bunyi suara menjerit, karena lelah bunyi suara mendesah, dan sebagainya). Ketepatan intonasi atau irama ini bergantung kepada ketepatan penafsiran atas puisi yang dibacakan.
    • Karakter Suara, Pembaca puisi harus mampu memainkan karakter suaranya sesuai dengan kutipan puisi yang dibacanya. Apabila kutipan dalam puisi terdapat monolog seorang kakek tua, ia harus mampu merubah suaranya seperti suara seorang kakek tua.
    • Tempo, Tempo dalam membaca puisi pun sangat penting untuk diperhatikan. Tempo pembacaan puisi harus disesuaikan dengan isi puisi.
    • Kekuatan (Power) Suara, Kekuatan suara juga amat penting untuk diperhatikan. Dalam membaca puisi yang perlu diperhatikan adalah suara seorang pembaca puisi harus mampu mengatasi suara penonton atau pendengarnya. Untuk mengatasi suara penonton/pendengarnya, pembaca puisi memang dituntut untuk memiliki vokal yang keras. Hanya seringkali dijumpai pembaca puisi berteriak untuk memperkeras volume suaranya. Hal itu tentu saja akan merusak kemerduan ucapan yang justru amat dibutuhkan dalam membacakan puisi. Volume suara yang keras semestinya dilakukan dengan mempertinggi suara, bukan dengan jalan berteriak.
  4. Gerak, Gerak pembaca puisi tidaklah sebanyak gerak yang dilakukan aktor dalam bermain drama. Gerak yang dilakukan dalam membaca puisi hendaknya sesuai dengan tuntuntan puisi, yakni mampu bergerak dengan wajar karena dorongan batin yang kuat. Yang dimaksud dengan gerak dalam membaca puisi bukan hanya terlihat bergoyang saja, melainkan juga gerak muka (mimik), gerak tangan (gesture), dan gerak seluruh tubuh (pantomimik).
    • Mimik, Mimik merupakan gerak atau ekspresi wajah dalam membacakan puisi. Mimik yang dimunculkan haruslah proporsional sesuai dengan kebutuhan menampilkan gagasan puisi secara tepat.
    • Gesture, Gestur dapat diartikan sebagai gerak tangan atau gerak anggota tubuh yang sesuai dengan isi puisi ketika seseorang membacakan puisi.
    • Pantomimik, Pantomimik yaitu gerak anggota tubuh dalam membacakan puisi. Sama halnya sepereti mimik, pantomimik yang dimunculkan dalam membacakan puisi haruslah proporsional sesuai dengan kebutuhan menampilkan gagasan puisi secara tepat. Pantomimik yang kurang wajar akan merusak keindahan pembacaan serta bisa jadi akan mengganggu pembacaan puisi tersebut.

Babak Final
  1. Peserta yang lolos babak penyisihan karya videonya akan diberi wateramark logo SCB dan O-Math untuk diupload ke akun Youtube Guru SCB.
  2. Pemenang Final Puisi ditentukan Berdasarkan Jumlah Viewer terbanyak.
  3. Penilain viewer akan berakhir sesuai dengan batas waktu yang ditentukan.
  4. Selama penilaian peserta diperbolehkan menshare link video karya peserta.
  5. Keputusan Juri dan Panitia tidak dapat diganggu gugat

Penghargaan

SD
  • Juara 1 : Medali+sertifkat Juara+Uang Pembinaan
  • Juara II : Medali+sertifikat Juara+Uang Pembinaan
  • Juara III : Medali+sertifikat Juara+Uang Pembinaan

SMP
  • Juara 1 : Medali+sertifkat Juara+Uang Pembinaan
  • Juara II : Medali+sertifikat Juara+Uang Pembinaan
  • Juara III : Medali+sertifikat Juara+Uang Pembinaan


Kontak Penyelenggara
082331667687 (Mas Picu)

0 komentar:

Pengikut

Diberdayakan oleh Blogger.